Archive for April, 2005

Bersujud Dikeheningan Malam

Thursday, April 28th, 2005

Saudaraku, Wahai hamba Allah, malam telah melewati setengahnya, siapa
diantara kalian yang telah introspeksi diri dan insaf untuk melakukan
ketaatan kepada Allah, siapa di antara kalian yang telah bangun di malam
ini dengan memenuhi hak-haknya? Siapa diantara kalian yang berkeinginan
untuk membangun ruangan di surga sebelum pintunya di tutup ? Ingatlah
bahwa umur kalian semakin berkurang, berbekallah dengan amal perbuatan.
Sepertinya kalian telah mengabaikan hal itu. Semua amal baik akan
mendapatkan balasan dan imbalan yang pantas. Apabila malam kalian tetap
seperti ini, dari mana kalian akan mendapatkan imbalan dan balasan ?

Saudaraku, berhentilah dan introspeksilah dirimu dengan jujur katakan
kepada dirimu :

Sampai kapan aku akan terus bicara dan tidak berbuat
Berapa kali aku memiliki keinginan dan tidak pernah aku laksanakan
Betapa tercelanya kedua mataku, yang tidak berhenti dari kebodohan ini
Betapa senang nafsuku, yang tidak mau menerima ketaatan
Berapa kali ia hanya memberi alasan,-celakalah dia- dengan mengatakan
"seandainya"
"akan", dan berapa kali engkau mengulurnya
Berapa kali ia hanya memiliki angan-angan yang tidak pernah punah
Lalu di lupakan, padahal kematian tidak pernah terlupakan, pasti akan
datang.

( Al-Affani, Ruhban al-lail,II:471 )

Saudaraku, semoga Allah memberikan rahmat pada penyair yang mengatakan:

Aduh, malam telah berlalu separohnya dan telah hilang
Kemenangan masuk surga akan diberikan khusus kepada orang yang mengabdi
Orang yang lalai dan miskin akan mengeluh
Seperti aku ini, celakalah kau wahai yang selalu menyanjung hal haram
Siapa yang tidak menanam pada waktu purnama
Maka ia tidak akan terlihat menuai, kecuali hanya duka dan penyesalan
Bahagialah orang yang menjadikan takwa sebagai dagangannya
pada waktu malam, dan selalu berpegang pada tali Allah.

( Dari Bersujud Di Keheningan Malam, Muhammad Shalih Ali Abdillah Ishaq )

CANTIK DI TAMAN & DI RUANG

Monday, April 25th, 2005


KLIK - Detail
Halaman rumah memang menjadi tempat terbaik untuk menanam berbagai tanaman. Pilihan tanaman yang cantik dan selaras dengan gaya atau sudut rumah mungkin masih menjadi pertimbangan bagi siapa pun. Beberapa tanaman di bawah ini tak hanya tampil menarik di halaman, tapi mampu menjadi materi hiasan di dalam ruang.

LOTUS
LUAR: Walaupun hanya berbunga selama 2-3 hari setelah dipetik, lotus benar-benar eksotik penampilannya. Warnanya yang khas dengan semburat pink mampu mencuri perhatian di halaman rumah. Tanaman lotus memang hanya dapat hidup di air. Walau begitu, hanya perlu sebuah gentong atau pot ceper besar. Biarkan terkena matahari langsung. Keistimewaan tanaman ini, walau bunganya telah rontok, pucuk bunganya tetap dapat tampil menarik.

DALAM: Petik beberapa batang lotus kira-kira 50-80 cm tanpa daun. Letakkan dalam vas tinggi yang telah diisi air. Atur letaknya. Pilihan lain saat baru mekar, potong bagian pucuk lalu buat mengambang dalam vas air ceper.

KLIK - Detail KLIK - Detail


PISANG-PISANGAN

LUAR: Pisang-pisangan (heliconia) merupakan tanaman tropis yang tak sulit ditanam. Jenis tanaman ini sebenarnya banyak, namun pilihan yang berwarna kuning jingga (heliconia densiflora) lebih mudah didapat. Jajarkan di pagar rumah yang berfungsi ganda sebagai hiasan halaman maupun penutup pandang dari pagar besi yang terbuka.

DALAM: Potong tanaman ini sepanjang kira-kira 100 meter termasuk daunnya. Tata dalam vas kaca atau pot keramik yang ukurannya tinggi.

KLIK - Detail KLIK - Detail


KEMBANG SEPATU
LUAR: Kembang sepatu (ubiquitos hibiscus) merupakan tanaman dengan bunga cantik. Warna umumnya adalah merah, namun warna lain pun tak kalah menariknya. Tanaman ini berdaun lebat dan sangat cocok diletakkan di halaman depan. Beberapa kembang sepatu dapat Anda tanam dalam pot.

DALAM: Jika ingin menjamu tamu atau membuat pesta, petiklah beberapa kembangnya lalu tata di dalam pot air. Letakkan di dalam atau luar ruangan.

KLIK - Detail KLIK - Detail

Jika Anak “Menyerang” Balik

Monday, April 25th, 2005


Anda boleh terbengong-bengong melihat dan mendengar si kecil menyerang balik omongan Anda. Tapi memang begitulah adanya. Masalah yang satu ini tak hanya terjadi pada si remaja tapi juga balita. Jelas, sebagai orang tua kita harus tetap bertindak bijaksana. Berikut cara yang bisa dilakukan.

Im000001  Anda bicara pada si kecil tapi apa yang terjadi kemudian? Bukannya mendengarkan perkataan Anda, eh, si kecil malah menyerang balik semua perkataan Anda. Akhirnya, rumah berubah menjadi medan peperangan orang tua vs anak.

Mengapa anak bersikap seperti itu? Macam-macam alasannya. Mulai dari rasa lapar, letih, sampai masa akil balik yang menegangkan. Tapi, apa pun alasannya, ada satu kesamaan di antara semua itu, yaitu anak mencoba memiliki kontrol terhadap diri mereka sendiri dan menyingkirkan kontrol dari orang tua.

Lantas, bagaimana sebaiknya orang tua menghadapi hal ini? Langkah pertama, selama tiga hari berturut-turut, catat perkataan anak, lengkap dengan situasi dan bagaimana reaksi Anda terhadap peristiwa tersebut. Ingat baik-baik, apa omongan balik anak Anda. Sebab, itullah petunjuk mengenai apa yang sebenarnya terpendam dalam benak si kecil. Tujuan tindakan Anda adalah membantu anak mengekspresikan perasaannya secara konstruktif.

BALITA
Omongan balik: "Enggak!" atau "Memangnya kenapa?"
Cara merespons: Beri tekanan pada anak dengan mengatakan, "Bukankah lebih baik jika kita tidak melakukannya?" Jangan berteriak apalagi berkata kasar. Sebab, reaksi Anda menentukan apa yang akan terjadi kemudian.

Orang tua tidak akan bisa sepenuhnya mengontrol anak-anak. Satu-satunya yang dapat Anda kontrol adalah diri Anda sendiri. Jika Andamemberi teladan penguasaan diri, maka anak-anak akan menguasai diri mereka.

USIA SEKOLAH

Omongan balik: "Papa/Mama enggak ngerti, sih!" atau "Ayah/Bunda enggak adil!"
Cara merespons: Anak pada usia sekolah lebih peduli pada pendapat teman sebayanya ketimbang pikiran orang tuanya. Mereka sengaja memancing kemarahan Anda. Jadi, jangan terpancing!

Anak usia sekolah memang paling sulit didebat. Jadi, jangan mendebat mereka! Sebaliknya, biarkan anak menangani masalah tersebut secara mandiri dan bersikaplah penuh empati padanya. Katakan dengan penuh kasih sayang, "Mungkin kamu berpikir, Ayah/Ibu tidak mengerti apa yang sedang terjadi padamu sekarang. Ibu tahu, kamu enggak gampang menghadapinya tapi kamu sudah bersikap tidak hormat. Masuklah ke kamar sampai kamu tenang, baru nanti kita bicarakan dengan kepala dingin."

Untuk omongan balik, "Papa/Mama tidak adil!", bersikaplah proaktif. Membatasi diri untuk tidak mencampuri urusan akan menumbuhkan kontrol diri pada anak. Tentukan saja batas-batasnya, misalnya kapan anak boleh menyeberang sendirian, tidur lebih larut, pergi bersama teman-teman, dan sebagainya. Rembukan suatu peraturan keluarga secara demokratis. Jika suatu saat pelanggaran terjadi, ingatkan mereka tentang peraturan yang telah disepakati bersama.

PRAREMAJA
Omongan balik: "Apa pentingnya, sih?" atau "Buat apa, sih?’
Cara merespons: Jangan mengambil tanggung jawab dengan serta-merta. Mereka memang berkata-kata sengit untuk melindungi diri. Misalnya, si Andi meminjam topi kesayangan Anda dan menghilangkannya. Jangan langsung menyembur dengan, "Dasar enggak bertanggungjawab!" Hati-hati! Dengan mudah ia akan balik berkata, "Memangnya Papa enggak pernah menghilangkan barang? Oke, deh, sorry aja kalau saya enggak sempurna!" Waduh!

Daripada menyerang, cobalah berkomunikasi secara konkret. "Papa merasa kecewa karena kamu menghilangkan topi kesayangan Papa." Kendalikan diri Anda dan cobalah untuk tetap menghargai anak. Ingat, tujuan Anda adalah menunjukkan perasaan Anda dan mendidik anak agar bersikap lebih bertanggungjawab.

REMAJA
Omongan balik: "Tinggalkan saya sendiri!" dan "Semua ini salah Ayah/Ibu!"
Cara merespons: Tinggi badan mereka mungkin sudah menyamai Anda, namun remaja belum sepenuhnya menjadi rasional.

Cara mereka berpikir sama sekali berbeda dengan orang dewasa dan anak-anak. Tambahan lagi, mereka sangat sensitif.

Perhatikan respons mereka dan dengarkan mereka. Perlihatkan bahwa Anda berada di pihak mereka. Jika mereka minta dibiarkan sendiri, mundurlah, tapi jangan menyerah. Dekatilah mereka dengan lembut. Saat mereka menyendiri, tulislah surat pada secarik kertas: "Papa/Mama siap mendengarkan kamu kapan saja. We love you!"

Penting untuk diingat, jangan menyerang atau menyalahkan. Jagalah agar komunikasi tetap terbuka dan senantiasa bicara dengan lembut dan ramah. Begitu Anda berteriak atau memaki, mereka akan melakukan hal sama!

6 "HUKUM" JIKA BERSELISIH DENGAN ANAK

Tak mungkin rasanya kita terhindar atau menghindar dari perselisihan dengan anak. Sesabar-sabarnya orang tua, satu saat pasti hal itu terjadi.

Tapi jangan putus asa. Anda bisa belajar bagaimana berselisih dengan benar. Berikut 6 aturan main yang harus dilakukan bila terjadi pertengkaran dengan anak.

1. Jangan menyerang.
2. Jangan meremehkan.
3. Jangan langsung menyalahkan.
4. Temukan persoalan yang sebenarnya.
5. Cari cara untuk memperbaiki keadaan tersebut.
6. Temukan cara pencegahan di masa mendatang.

Sisa Kue

Monday, April 25th, 2005

KLIK - Detail
Jangan buru-buru dibuang! Masukkan ke dalam food processor, hancurkan. Lalu tambahkan mentega cair dan aduk sehingga menjadi adonan kulit pie. Bentuk menjadi pie, panggang di oven hingga matang. Setelah itu Anda dapat mengisinya dengan es krim atau puding, kemudian simpan kembali di lemari es sebelum dihidangkan sebagai makanan penutup.

Sisa Kentang Giling

Masih ada sisa kentang giling? Olah saja menjadi pie daging. Pertama-tama, oleskan di dasar pie yang sudah jadi kemudian tambahkan daging dan tutup dengan sisa kentang giling tadi. Nah, sekarang tinggal masukkan ke oven.

Tambahkan kentang giling dengan bawang Bombay yang telah dipotong bentuk dadu. Masukkan telur dan sedikit susu. Setelah itu, bentuk seperti pastel, goreng hingga kecokelatan.


KLIK - DetailJagung Beku
Berikut cara membekukan jagung untuk disimpan di lemari pendingin. Mula-mula kupas dan bersihkan kulitnya, cuci ke dalam air mendidih selama 11 menit. Setelah itu, langsung celupkan ke dalam air es baru kemudian masukkan ke kantong plastik tebal. Terakhir, simpan langsung ke lemari pembeku.

KLIK - DetailSisa Kaldu
Taruh sisa kaldu daging/ayam di dalam mangkok. Tambahkan sayur-sayuran (bisa juga dari sisa-sisa yang ada di lemari es) dan sekaleng ikan tuna. Masak hingga mendidih, setelah itu tambahkan di atasnya biskuit dan bakarlah di oven hingga terlihat kecokelatan.

KLIK - DetailSendok Es Krim
Rendam sebentar sendok es krim di dalam air panas untuk menghindari es krim menempel di sendok saat mengambilnya.

Kerang Cokelat
Agar kerang bisa menjadi berwarna cokelat dengan rata, pertama-tama taruh terlebih dulu di bawahnya serbet kertas saat menjemurnya.

KLIK - DetailGula Merah Keras
Jangan cemas jika gula merah di dapur telah mengeras. Ambil gula merah itu sekaligus dengah wadahnya, simpan di samping lemari es. Dalam beberapa waktu, gula akan lembut kembali.

Cara lain, ambil sepotong apel, masukkan ke wadah gula, kemudian tutup rapat-rapat. Biarkan beberapa jam, gula akan berubah menjadi lembut kembali.

Pengganti Saus Salad
Takut gemuk? Gunakan yogurt bebas lemak sebagai pengganti mayonaise di salad Anda.

KLIK - DetailMenyimpan Ketimun
Jika ketimun tinggal separuh, sebaiknya bungkus dengan serbet kertas kemudian simpan di lemari pendingin, bagian sayur-sayuran.

KLIK - Detail Roti Kelewat Cokelat

Jika bagian atas roti buatan Anda dengan sangat cepat menjadi cokelat saat dipanggang di oven, coba taruh sepiring air pada rak di atas roti yang tengah dipanggang. Tambahan kelembapan udara di oven dapat mengurangi panas sehingga memperlambat perubahan warna pada adonan roti.


* Gunting dapur adalah alat yang terbaik untuk memotong pizza dengan mudah!

* Sendok/spatula yang terbuat dari karet akan mudah sekali berubah warna. Seperti misalnya menjadi merah karena digunankan untuk mengaduk saus tomat. Sebaiknya gunakan yang terbuat dari stainless steel. Selain mudah dibersihkan, juga tidak cepat
bernoda!

* Jika ingin mentega dengan cepat menjadi lembut tapi tidak meleleh agar bisa digunakan dengan baik, masukkan mentega itu ke dalam mangkok berisi air panas.

* Untuk menghilangkan bau pada microwave, iris-iris jeruk menjadi beberapa bagian, masukkan ke dalam gelas yang sudah berisi air. Tambahkan beberapa cengkeh. Masukkan dan panaskan ke dalam microwave selama 5 menit.

* Letakkan wadah berisi baking soda di lemari es untuk menyerap bau tak sedap. Ganti baking soda secara rutin setiap bulan.

* Sisa-sisa brownies dan kue kering yang renyah dapat dijadikan topping es krim yang lezat!

* Sebaiknya jika memanaskan makanan di microwave dengan piring, tutup piring tersebut dengan serbet kertas yang lembap daripada dengan plastik. Serbet kertas menyerap semua percikan yang keluar dari makanan dan tidak akan mencair.

Sup Buntut Goreng

Monday, April 25th, 2005

KLIK - DetailBahan:
1 kg buntut sapi
2 ltr air
2 sdt garam
4 siung bawang putih, haluskan
3 cm jahe, memarkan
1/2 sdt lada bubuk
2 btg daun seledri, iris 1/2 cm
bawang goreng
2 sdm mentega

Haluskan:
10 bh bawang merah
5 siung bawang putih
2 cm jahe

Kuah:
1 1/2 ltr air kaldu daging
2 btg seledri, ikat
250 gr wortel, potong bulat 2 cm
250 gr kentang, potong dadu 2 cm
1 sdt lada bubuk
1/4 sdt pala bubuk
1 sdt garam
2 btg daun bawang, potong bulat 2 cm
2 bh tomat, potong 8 bagian

CARA MEMBUAT:

KLIK - Detail 1. Rebus buntut bersama air, garam, bawang putih, jahe, dan lada dengan api kecil sampai buntut empuk, angkat dan tiriskan.
2. Panaskan mentega, goreng buntut sampai terendam, hingga kecokelatan, angkat dan tiriskan. KLIK - Detail
KLIK - Detail 3. Panaskan 2 sdm minyak goreng, tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum dan matang. Angkat dan sisihkan.
4. Jerang air kaldu daging, masukkan tumisan bumbu, aduk rata, masukkan seledri, wortel, dan kentang, masak sampai sayuran matang. KLIK - Detail
KLIK - Detail 5. Bubuhi lada, pala, dan garam, aduk rata, didihkan, tambahkan daun bawang dan tomat, aduk rata, angkat.
6. Sajikan buntut goreng dalam mangkuk, tuang kuah sayuran, taburi seledri dan bawang goreng.

Untuk 6 orang

KLIK - Detail

Salty Cookies

Monday, April 25th, 2005



KLIK - DetailBahan:
400 ml air
250 gr margarin
300 gr tepung terigu
11/2 sdt baking powder
8 btr telur
50 gr keju parmesan

Cara membuat:

KLIK - Detail KLIK - Detail
1. Didihkan air dan margarin sampai margarin leleh.Kecilkan api,masukkan tepung terigu sekaligus, aduk rata sampai adonan tidak melekat di panci. Angkat dan dinginkan. 2. Tambahkan baking powder, masukkan telur satu per satu sambil diaduk rata.
KLIK - Detail KLIK - Detail
3. Campur keju parmesan, aduk rata, lalu tempatkan dalam kantung plastik segitiga yang sudah diberi spuit bintang ukuran kecil di ujungnya. 4. Semprotkan adonan kecil-kecil di atas loyang, panggang dalam oven dengan suhu 160oC hingga matang dan kering, angkat.

Untuk 700 gr

FOR YOUR KIDS!

Monday, April 25th, 2005

FOR YOUR KIDS!

KLIK - Detail Biarkan anak-anak memiliki perlengkapan belajarnya sendiri. Ajarkan mereka membuat penghias pensil sekaligus pembatas buku yang menarik. Agar waktu belajar mereka lebih semangat lagi.

BAHAN DAN ALAT:
Kertas/karton, lembaran foam atau kain felt, spidol warna, pita cutter serta gunting

KLIK - Detail CARA MEMBUAT:
1. Gambar pola bentuk atau motif apapun dari majalah dengan spidol, lalu warnai seluruh permukaan.
2. Lapisi dengan laminating plastik bagian muka dan belakang gambar.
3. Pasang pengait di bagian belakang dengan lembaran foam atau kain felt seukuran batang pensil.
4. Lubangi bagian bawah gambar dengan pelubang kertas lalu pasang pita kecil.

Kreasi: Indah PermataSari

KLIK - Detail KLIK - Detail KLIK - Detail

TRIK IRIT SEBELUM BELI BAJU BARU

Monday, April 25th, 2005

TRIK IRIT SEBELUM BELI BAJU BARU
1. Sebelum membeli pakaian baru, pikir betul, apakah Anda benar-benar memerlukannya atau hanya tergiur warnanya yang cantik?

2. Apakah Anda tak bisa menunggu alias bersabar sampai ada "sale" alias obralan?

KLIK - Detail 3. Pertimbangkan masak-masak, apakah baju yang akan dibeli tren modelnya hanya akan bertahan sebentar saja?

4. Sebelum memutuskan membeli, perhitungkan masak-masak, lebih murah beli baju siap pakai atau menjahit sendiri atau menjahitkan ke orang lain.

5. Saat hendak membeli rok atau blus, ingat-ingat, apakah Anda sudah memiliki padanannya yang pas sehingga tak perlu harus membeli rok/celana/blus lagi. Sedapat mungkin, beli pakaian yang dapat dipadu-padankan dengan mudah.

6. Agar lebih irit, belilah pakaian yang mudah perawatannya dalam arti tak perlu harus dibawa ke laundry saat hendak dicuci.

7. Agar pakaian bertahan lebih lama, jagalah selalu agar tetap bersih dan rawat dengan bak sesuai petunjuk.

8. Jangan membeli pakaian berlebihan untuk anak, tunggu sampai ia besar. Ingat, tubuh anak cepat sekali berubah karena ia masih dalam masa pertumbuhan.
KLIK - Detail
9. Beli pakaian anak dengan ukuran satu atau dua nomor lebih besar agar bisa dipakai lebih lama.

10.  Ajarkan anak untuk merawat pakaiannya.

11.  Sumbangkan pakaian bekas yang masih layak pakai ke badan sosial atau mereka yang memerlukan.

12.  Simpan pakaian anak yang sudah kekecilan untuk diturunkan ke sang adik.

13.  Hindari pengeluaran untuk dry cleaning. Banyak noda pada pakaian yang dapat dihilangkan dengan cairan pembersih khusus.

14. Jika sedang ada obralan, gunakan kesempatan untuk menyetok pakaian dalam, pakaian tidur, kaus kaki, dan lainnya.

15.  Jangan meluangkan waktu terlalu lama di toko baju. Jangan-jangan Anda akan terbujuk untuk membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan.
KLIK - Detail
16.  Belajarlah untuk menolak penawaran saat Anda tidak tahu persis apa yang diinginkan.

17.  Ingat, harga yang mahal belum tentu berkualitas.

18.  Bila pergi berbelanja, rencanakan apa yang ingin dibeli dan berusaha memusatkan perhatian pada apa yang sudah direncanakan. Bila tidak menemukan apa yang Anda inginkan, pulang saja.

19. Jangan membeli pakaian hanya karena setiap orang mengenakan model baju tersebut. Selain buang-buang uang, belum tentu cocok buat Anda.

RAWAT TAS & SEPATU AGAR AWET

Monday, April 25th, 2005

KLIK - Detail1. Gosok "gigi" ritsleting dengan sebatang sabun agar mudah dibuka-tutup dan tak lekas rusak.

2. Untuk menghemat sepatu, rajinlah menggosok agar selalu mengkilap.

3. Usahakan memperbaiki sepatu Anda seperti menggati sol dan hak baru.

4. Sebelum menyimpan sepatu, sebaiknya dibersihkan dan disemir, baru masukkan tongkat penahan agar bentuk tetap bagus. Masukkan ke dalam boksnya.
KLIK - Detail
5. Kalau merasa bosan dengan warna sepatu tertentu, Anda bisa mencelup dengan warna lain. ini bisa dilakukan untuk sepatu yang terbuat dari kain atau kanvas.

TIPS MASAK BERSAMA SI KECIL

Monday, April 25th, 2005

 

Mungkin Anda berpikir, buat apa? Cuma bikin dapur kotor dan berantakan saja. Jangan lupa, memasak bersama anak bukan hanya menambah pengetahuan si kecil, tapi juga bisa mempererat ikatan Anda dan anak.

Minta si sulung atau si bungsu menentukan, apa masakan yang akan Anda olah
bersama. Ajak mereka belanja, memilih bahan, menyiapkna bumbu, dan memasak.
KLIK - Detail Jadikan kegiatan ini sebagai sebuah rutinitas. Nikmat, lo, masak bersama anak-anak. Bisa tertawa bersama, bertukar cerita, dan akhirnya menyantap hidangan bersama pula.

Berikut 10 tips yang bisa dilakukan
1. Matikan pesawat televisi saat memasak dan waktu makan.
Acara TV adalah gangguan terbesar saat Anda menginginkan adanya interaksi di antara anggota keluarga.

2. Delegasikan tanggung jawab dari keseluruhan hidangan yang akan disiapkan ke anak-anak. Mulailah dengan menentukan bersama apa yang akan dimasak/disiapkan.

3. Berbelanjalah keperluan memasak dengan anakĀ­anak. Beri mereka kesempatan untuk memilih sayuran, daging, kentang/tepung/nasi dan bahan makanan lainnya sesuai kebutuhan.

4. Tentukan anggaran belanja dan buatlah anak-anak mematuhi anggaran belanja yang telah ditentukan. Dengan demikian, Anda telah mengajarkan mereka perilaku tidak konsumtif. Ajak anak-anak membandingkan harga dari bahan mentah dan harga makanan siap saji/matang.

5. Mulailah dari resep makanan yang paling disukai anak Anda. Sudah tentu mereka akan jadi lebih bersemangat.

KLIK - Detail 6. Untuk anak-anak yang susah makan, mulailah dari makanan penutupnya. Saat mereka mengerjakan makanan penutup, sertakan mereka untuk membantu Anda memuat hidangan utamanya.

7. Jadikan meja makan sebagai satu tempat yang "sakral" dengan membuatnya selalu dalam
keadaan teratur. Pasanglah selalu taplak dan serbet dari bahan yang mudah perawatannya. Jangan biarkan meja makan dipenuhi dengan surat-surat dan barang-barang yang seharusnya bukan di situ letaknya.

8. Buatlah makan malam menjadi satu acara tradisi keluarga. Misalnya, dengan cara tidak memperbolehkan seseorangpun untuk memulai makan atau mengeluarkan hidangan, sebelum seluruh anggota keluarga lengkap duduk di meja makan.

9. Tunjukkan pada anak-anak, selama mereka beraktivitas di dalam dapur, Anda akan selalu memberi perhatian kepada mereka. Jangan biarkan mereka memanggil Anda dari ruangan mana pun di rumah Anda.

10. Buatlah waktu makan menjadi acara bincang-bincang yang menarik (tentu dapat juga pada dilakukan saat masak dan menyantap hidangan) dengan pokok pembicaraan yang menarik bagi anak.

Ingat baik-baik, saat seperti ini bukanlah waktu yang tepat untuk "membombardir" anak-anak dengan berbagai pertanyaan mengenai pekerjaan rumah atau masalah-masalah mereka di sekolah.