Dia yang telah Pergi..
Sabtu.. 25 Juni 2005.. tepatnya jam 01.00… Sebuah sosok dalam kenanganku.. Yang biasanya ku panggil "Tante Rina.." kini telah pergi selamanya.
Berjuang melawan sebuah penyakit kanker payudara, aku tak tahu pasti sudah berlama perjuangannya.. Aku hanya beberapa kali bertemu, karna kebetulan beliau mengikuti suami bertugas dibeberapa daerah. Setiap kali mendengar suaranya sudah pasti.. orang semarang, logat jawa yg lemah lembut yang tidak pernah hilang darinya, ramah.. ceria.. Ibu dari 2 orang anak putra-putri, Bondan & Mia.. Om An namanya yg sering kupanggil, adalah suami dan ayah dari Bondan & Mia. Suami yang begitu baik, perhatian..yang selalu menemani disisi Tante Rina disaat-saat terakhirnya…
Yah ALLAH, maafkanlah semua kesalahannya, terimalah amal ibadahnya.. berikanlah tempat yang terbaik disisi-Mu.. yah ALLAH.
Berilah kekuatan lahir-bathin tuk keluarga yang ditinggalkannya.
Selamat jalan Tante Rina…
Kami yang jauh ini mohon maaf sedalam-dalamnya.. Belum sempat kami menjengukmu terutama menelponmu.. Belum sempat Faiz memelukmu..
Dalam tangis kedukaan
Aku berkeliling
berputar-putar
menangisi duka
mencari makna
Kakiku terasa sulit untuk kulangkahkan
Lidahku terasa hambar untuk merasakan
Tanganku terasa kram untuk berpegangan
Oh Penguasa Langit !
Diantara kekekalanmu;
mengapa tidak kau berikan
sejumput darinya padaku?
Diantara keelokanmu;
mengapa tidak kau pajangkan
diatas kulit hitamku?
Diantara kata-katamu;
mengapa tidak kau wahyukan
dalam gundah hatiku?
Diantara malammu;
mengapa tak kau selipkan
mimpi indah padaku?
Aku berkeliling
berputar-putar
menangisi duka
mencari makna
[Moyank]