|
Tak banyak orang yang melirik untuk menanam tanaman satu ini. Padahal, selain tampilannya menawan, peluang bisnisnya pun terbuka lebar.
Semula tanaman ini hanya berkembang di daerah beriklim subtropis. Bertahun-tahun silam, penduduk di negara-negara bermusim ini getol menanam stroberi, yang kemudian dikembangkan dengan praktik agrowisata. Di Belanda misalnya, kawasan Bommlerwaard dan Kenermerland menjadi bukti betapa menariknya agrowisata stroberi. Juga beberapa tempat di Belgia.Memang, bagi negara-negara Eropa dan AS, stroberi adalah buah eksklusif dan termasuk penghasil devisa terpenting di antara buah-buah ekspor lain seperti apel, anggur, kelengkeng.
Di negara kita, boleh dibilang belum banyak orang yang mengusahakan stroberi. Alasannya beragam. Sulit ditanam, susah perawatannya, atau tak tahu kemana memasarkannya. Padahal, di zaman kolonial Belanda, telah dicoba menanam stroberi di seputar Jawa Barat, seperti di Lembang, Cipanas, Kebun Raya Bogor, dan sebagainya. Namun hingga sekarang, komoditas buah eksklusif itu belum direspon secara sungguh-sungguh.
Permintaan dunia akan buah stroberi sendiri cenderung bertambah dari waktu ke waktu. Dengan kata lain, dari segi bisnis, prospek komoditas ini sungguh menjanjikan. Pangsa pasar terbuka dan persaingan belum seketat buah-buah ekspor lain. Sementara dari segi estetika, bertanam stroberi dalam pot ternyata juga membuka peluang baru. Ya, tabulampot stroberi ternyata tak kalah indah dibanding bunga hias lain.
POT EKSKLUSIF Idealnya, stroberi ditanam di daerah dataran tinggi, sekitar 1.000-1.500 meter di atas permukaan laut Namun, bukan berarti tanaman ini tak bisa ditanam di dataran menengah sampai rendah. Yang penting, kita bisa memperoleh bibit dari tanaman yang sudah beradaptasi di sekitar dataran menengah sampai rendah.
Bibit stroberi dapat diperoleh dari stolon dan bijinya atau dari hasil teknologi kultur jaringan. Untuk kebutuhan model bertanam tabulampot, bibit tersebut dipersiapkan dalam polybag.
Kini, saatnya kita menyiapkan pot. Mengingat stroberi tergolong tanaman eksklusif, pot yang dipakai sebaiknya juga eksklusif, entah bentuknya atau bahannya. Ukuran pot berdiameter sekitar 10-15 cm. Siapkan juga media tanamnya. Sebaiknya mekakai bahan campuran yang bersifat ringan. Misalnya sekam padi, humus daun lamtoro. Bisa juga memanfaatkan pupuk kandang, namun harus ditumbuk lebih dulu, lantas diayak hingga lembut. Jadi, rumusan media tanamnya adalah campuran tanah subur, humus, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1 : 1. Bisa juga mencari alternatif media tanam lainnya yang mungkin telah disediakan di kios-kios pertanian.
Cara pengisian media tanam, tentu diawali dengan memasukkan pecahan selapis genting atau bata merah di dasar pot, baru kemudian media tanam dimasukkan hingga penuh. Terakhir, siram hingga cukup basah lalu tanamlah bibit stroberi. ***
Gemburkan Media Tanam Apa saja langkah-langkah menanam dan merawat stroberi dalam pot? 1. Bibit ditanam Buat lubang tanam dalam pot. Sobek atau gunting polybag berisi bibit, lalu keluarkan bibit stroberi bersama akar dan media tanamnya. Masukkan ke dalam lubang tanam, lalu timbun bagian pangkal batang sambil dipadatkan pelan-pelan. Letakkan di tempat teduh selama 1-2 minggu. Siram pagi dan sore hari. 2. Penempatan pot Yang penting, letakkan pot di tempat teduh namun kena sinar matahari pagi. Bisa saja di lantai bangunan beralaskan tanah atau lebih cantik lagi jika diletakkan di atas rak-rak. Boleh juga digantung. 3. Rendam dalam bak Biasanya stroberi disiram dengan cara air dikucurkan menggunakan gembor. Tapi bisa juga dengan cara direndam dalam bak. Sediakan bak agak besar, isi air, diamkan semalam, dan esoknya stroberi dalam pot direndam sekitar 3-5 menit. 4. Usahakan gembur Dampak dari penyiraman akan membuat media tanam makin memadat. Oleh sebab itu, sekurangnya sebulan sekali, media tanam harus digemburkan. Hati-hati, jangan sampai mengganggu pertumbuhan akar. 5. Juga pupuk daun Setelah berumur sebulan, beri pupuk setiap pot dengan 2 sendok teh Urea, setengah sendok teh TSP, dan setengah sendok teh KCL. Jangan lupa beri pupuk daun. Pada masa sebelum berbunga (pertumbuhan vegetatif), gunakan pupuk daun kaya nitrogen. Sementara pada masa perbungaan dan pembuahan (pertumbuhan generatif), gunakan pupuk yang kadar fosfor dan kaliumnya tinggi. 6. Buang buah pertama Seringkali masalah yang muncul adalah buah-buah stroberi yang kecil. Namun ini bisa disiasati dengan membuang buah-buah yang muncul pertama kali, biasanya 2 bulan setelah tanam. Maksudnya, agar tanaman segera menjadi dewasa dan produktif berbuah pada musim berikutnya. Yang perlu diperhatikan, di setiap tangkai hanya satu butir buah terbaik yang dipelihara. Setelah umur 4 bulan, mulai arahkan tanaman untuk lebih produktif berbunga dan berbuah. Periode pembungaan dan pembuahan dapat berlangsung nonstop selama 2 tahun. ***
Segarnya Sirup Stroberi Nah, jika selama ini Anda selalu membeli sirup stroberi di toko, kini saatnya membuatnya sendiri di rumah. Sediakan peralatan berupa kompor, saringan, botol, dan penggiling. Juga siapkan bahan-bahannya. Antara lain, 1/2 Kg buah stroberi, 1/2 Kg gula pasir, 10 gram citroen zuur, 5 cc vanili, 1 butir telur ayam, dan 1/4 liter air bersih. 1. Cuci bersih buah stroberi, dan giling sampai hancur. 2. Hancurkan buah stroberi dengan cara diremas-remas dengan menambahkan air bersih lalu disaring. Sampai di sini, kita telah dapatkan "sari buah" stroberi. 3. Campur sari buah stroberi dengan gula pasir dan citroen zuur, lantas panaskan hingga tampak melarut. 4. Tambahkan vanili dan putih telur sembari diaduk-aduk. 5. Angkatlah dari perapian. 6. Saring dengan kain bersih sambil dimasukkan ke dalam botol, lalu ditutup. ***
Tabel Kandungan gizi dalam setiap 100 gram buah stroberi segar
No Kandungan gizi Proporsi 1. kalori (kal) 37,00 2. protein (gr) 0,80 3. lemak (gr) 0,50 4. karbohidrat 8,30 5. kalsium (mg) 28,00 6. fosfor (mg) 27,00 7. zat besi (mg) 0,80 8. vitamin A (SI) 60,00 9. vitamin B1 (mg) 0,03 10. vitamin C (mg) 60,00
Sumber: Direktorat Gizi Departemen Kesehatan, 1981. |
SEGAR DAN OLAHAN Tanaman stroberi atau strawberry (Fragaria x ananassa) termasuk familia Rosaceae. Buah ini ternyata memiliki komposisi gizi cukup lengkap, kaya vitamin C, vitamin A, kalsium, dan fosfor. Dari segi pemanfaatan, buah stroberi dapat dipilah menjadi dua.
1. Stroberi Segar Stroberi yang dikonsumsi dalam keadaan segar. Biasanya rasanya manis, beraroma harum, dan tekstur daging buahnya lembut. Beberapa varietas stroberi segar antara lain varietas Hokowaze, Ostara, Red Gantlet. Tenira, Grella, Robunda, Elvira, dan Bogoto. Varietas-varietas ini disebut varietas unggul.
2. Stroberi Olahan Memang tidak semua stroberi berasa manis, ada pula yang rasanya agak masam. Justru itulah, stroberi asam sengaja dijadikan produk olahan. Misalnya untuk sirup, jeli, dodol, selai, jus, manisan, dan es krim. Beberapa varietas produk olahan ini antara lain varietas Nenas, Benggala, dan sebagainya, atau sering disebut stroberi varietas lokal.
EMPAT MACAM BUNGA
Tanaman stroberi berakar tunggang dan terus tumbuh memanjang sampai 100 cm. Akarnya menyebar ke semua arah. Struktur akar terdiri atas pangkal akar, batang akar, ujung akar, bulu akar, dan tudung akar.
Batang tanaman stroberi memiliki ruas-ruas pendek dan berbuku-buku. Buku-buku batang yang tertutup oleh sisi daun memiliki kuncup. Dan pada kuncup ketiak, biasanya tumbuh serupa stolon (anakan). Nah, stolon berupa batang kecil ini lalu tumbuh menjalar di atas permukaan tanah. Dari stolon dapat dipotong atau dipisahkan menjadi bahan bibit. Orang menyebut bibit asal stolon ini dengan runners atau geragih.
Daun stroberi tersusun pada tangkai batang. Sedangkan tangkai daunnya berbentuk bulat, dan seluruh permukaannya ditumbuhi bulu-bulu halus. Helai daun berwarna hijau, berstruktur tipis, bersusun tiga, dengan bagian tepi daun bergerigi. Sementara itu, bunga stroberi tersusun dalam malai, dan terletak pada ujung tanaman. Karateristik bunganya terdiri atas empat macam bunga, yakni satu bunga primer yang mekar duluan, disusul dua bunga sekunder, lalu empat bunga tersier, dan delapan bunga kuartener. Sedangkan penyerbukannya dibantu oleh angin dan serangga (lebah).
Buah stroberi lazimnya berbentuk kerucut hingga bulat. Ketika masih muda, berwarna hijau dan setelah tua menjadi merah atau kuning kemerah-merahan mengkilap. Setiap buah menghasilkan sekitar 200-300 butir biji berukuran kecil. Dari biji juga dapat dijadikan bibit. |